Kembali ke Berita
UMKM

Tren UMKM di Indonesia: Kuliner, Kerajinan, dan Agribisnis yang Meningkat

Tren UMKM di Indonesia, terutama di bidang kuliner, kerajinan, dan agribisnis, menunjukkan pertumbuhan signifikan. Temukan langkah praktis untuk pelaku UMKM dalam menghadapi tren ini.

21 Mei 2026 11 kali dibacaOleh Redaksi APE

Tren UMKM di Indonesia yang Sedang Naik Daun

UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia dengan kontribusi sekitar 61% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Dalam beberapa tahun terakhir, terdapat beberapa tren yang mencuri perhatian di kalangan pelaku UMKM, terutama di sektor kuliner, kerajinan, dan agribisnis. Mari kita lihat lebih dalam mengenai ketiga sektor ini dan tindakan yang dapat diambil oleh pelaku UMKM untuk memanfaatkan peluang ini.

1. Kuliner: Inovasi dan Keberagaman Rasa

Sektor kuliner di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang pesat, dengan banyaknya pelaku usaha yang mulai berinovasi. Data menunjukkan bahwa pasar kuliner Indonesia diperkirakan mencapai Rp 1.000 triliun pada tahun 2025. Beberapa tren yang sedang populer antara lain:

  • Makanan Sehat: Dengan meningkatnya kesadaran akan kesehatan, banyak konsumen mulai beralih ke makanan sehat seperti salad, smoothies, dan makanan organik.
  • Makanan Khas Lokal: Penggunaan bahan-bahan lokal dan tradisional diolah dalam bentuk modern semakin diminati, misalnya, pemanfaatan rempah-rempah khas daerah.

#### Tindakan Praktis untuk Pelaku UMKM Kuliner: - Lakukan riset pasar untuk memahami selera konsumen saat ini. - Kembangkan menu yang inovatif dan unik dengan memanfaatkan bahan lokal. - Manfaatkan platform digital dan media sosial untuk mempromosikan produk.

2. Kerajinan: Memanfaatkan Kearifan Lokal

Sektor kerajinan tangan juga mengalami kebangkitan, terutama kerajinan yang mengangkat kearifan lokal. Produk kerajinan tangan seperti batik, tenun, dan keramik semakin diminati baik di dalam maupun luar negeri. Menurut Asosiasi Pengrajin dan Pelaku Usaha Kerajinan Indonesia, nilai ekspor produk kerajinan meningkat hingga 15% setiap tahunnya.

#### Tindakan Praktis untuk Pelaku UMKM Kerajinan: - Kembangkan produk yang memiliki nilai tambah dan diferensiasi, seperti kombinasi antara seni dan fungsionalitas. - Ikuti pameran dan bazaar untuk memperkenalkan produk kepada konsumen lebih luas. - Kolaborasi dengan desainer agar produk kerajinan lebih modern dan menarik bagi generasi muda.

3. Agribisnis: Pertanian Berkelanjutan

Sektor agribisnis menjadi semakin penting dengan meningkatnya permintaan akan produk pertanian yang berkualitas. Di tahun 2023, pertumbuhan sektor pertanian diperkirakan mencapai 7%, didorong oleh kebutuhan pangan yang terus meningkat. Pelaku UMKM di sektor ini memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan hasil panen dan efisiensi.

#### Tindakan Praktis untuk Pelaku UMKM Agribisnis: - Implementasikan teknologi pertanian modern, seperti aplikasi untuk pemantauan tanaman dan penggunaan pupuk organik. - Diversifikasi produk dengan cara memproduksi berbagai jenis hasil pertanian untuk mengurangi risiko ketergantungan pada satu jenis komoditas. - Jalin kemitraan dengan supermarket atau restoran untuk menjamin pasar produk yang diproduksi.

Kesimpulan

Tren UMKM di bidang kuliner, kerajinan, dan agribisnis memberikan peluang yang sangat besar bagi pelaku usaha di Indonesia, termasuk di Sumatera Selatan dan Palembang. Dengan memahami tren ini dan menerapkan tindakan praktis yang tepat, UMKM dapat beradaptasi dan berkembang pesat.

Sebagai alumni Polsri, Anda memiliki kesempatan untuk berkolaborasi dan berbagi pengalaman di dalam komunitas Alumni Polsri Entrepreneur (APE). Mari kita bersama-sama mengembangkan ekosistem UMKM yang berkelanjutan dan saling mendukung. Bergabunglah dengan kami dan manfaatkan fitur-fitur platform APE untuk mengembangkan usaha Anda!

Artikel ini disusun otomatis oleh sistem AI redaksi APE berdasarkan tren dan referensi publik. Selalu verifikasi angka & regulasi yang spesifik dengan sumber resmi sebelum mengambil keputusan bisnis.

Ingin akses penuh ke ekosistem APE?

Direktori alumni, AI Advisor, peluang bisnis, dan banyak lagi — gratis untuk alumni Polsri terverifikasi.

Daftar Sekarang